Ditanya Soal Modem Wifi, Setnov Mengaku Gaptek – Fajar Trend
Update

Ditanya Soal Modem Wifi, Setnov Mengaku Gaptek

Setya Novanto. - dok.

FAJAR TREND – Mantan Ketua DPR Setya Novanto mengaku gagap teknologi (gaptek) saat bersaksi untuk terdakwa merintangi kasus penyidikan korupsi e-KTP, Bimanesh Sutarjo.

Pernyataan tersebut Setnov lontarkan usai majelis hakim menanyakan keterangan soal modem wifi yang terjatuh saat dirinya dilarikan ke Rumah Sakit Media Permata Hijau.

“Waduh nggak tahu. Yang jelas saya jadi nggak pernah megang modem saya itu. Saya termasuk gaptek,” kata Novanto saat bersaksi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Jumat, (27/4).

Dalam persidangan beberapa waktu lalu, petugas keamanan RS Medika Permata Hijau, Abdul Aziz menyebut Novanto sadar saat dibawa ke rumah sakit.

Bahkan, Novanto sempat menyadari kalau wifi alat koneksi internet miliknya terjatuh. Saat itu, Novanto meminta kepada salah satu rekan petugas keamanan RS Medika untuk mengambil wifi yang terjatuh tersebut.

Namun mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut membantah hal itu, Novanto mengaku seluruh perlengkapannya dipegang oleh ajudannya selama menjadi Ketua DPR RI. “Saya nggak pegang handphone,” ujar Novanto.

Selain itu, mantan Ketua Fraksi Partai Golkar era SBY ini pun membantah menutup muka dengan selimut saat dibawa ke RS Medika.

Ia mengaku tak sadarkan diri pasca terjadinya kecelakaan tunggal yang dialaminya di kawasan Permata Hijau.

“Waduh nggak inget itu. saya tahu-tahu ingat cuma ada dokter tinggi mengenalkan diri Bimanesh. Itu aja. saya ingatannya juga masih samar-sama,” jelas Novanto.

Dalam perkara ini, Bimanesh didakwa telah melakukan rekayasa agar Novanto dirawat inap di RS Medika Permata Hijau untuk menghindari pemeriksaan penyidik KPK saat menjadi tersangka kasus e-KTP.

Bimanesh diduga telah melakukan rekayasa kesehatan Novanto bersama dengan pengacara Fredrich Yunadi.

Bimanesh diduga melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP.

(rdw/JPC)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!