Polisi Selidiki Insiden Tanah Longsor Bandara Soetta – Fajar Trend
Google Trend

Polisi Selidiki Insiden Tanah Longsor Bandara Soetta

FAJAR TREND – Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akhirnya menyelidiki tragedi longsornya tanah dan beton di underpass Jalan Perimeter Selatan, pada Senin (05/02), petang.

Dugaan sementara, pembangunan underpass untuk jalur kereta api bandara tersebut tidak sesuai spesifikasi bangunan. Bahkan, polisi akan segera memanggil pihak terkait untuk mengetahui penyebab longsornya tanah dan material beton di jalan tersebut.

Kapolres Bandara Soetta, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, penyelidikan terhadap ambrolnya tembok underpass seberat 50 ton beserta tanah itu lantaran telah merenggut nyawa salah satu pengendara mobil Honda Brio.

Jalur kendaraan dilokasi kejadian itu baru saja selesai ditata dan dibangun oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Yakni sebagai jalur perlintasan KAI tujuan bandara internasional tersebut.

“Benar kasus ini sedang kami usut, soalnya sudah merenggut korban jiwa. Yang jadi pusat perhatian kami adalah penyebab ambrolnya tembok itu. Dari sana terlihat nanti apakah ada kesalahan prosedur pembangunannya, atau memang ini kejadian alam,” katanya kepada wartawan dan INDOPOS.

Diakui Yusep, saat ini jajarannya dan Mabes Polri sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di underpass Jalan Parimeter Selatan, Bandara Soetta. Untuk menyelidiki kasus ini tim identifikasi Polres Bandara Soetta dibantu tim Puslabfor Mabes Polri diterjunkan untuk mengumpulkan bukti.

Bahkan, lokasi kejadian itu pun telah mereka beri garis polisi untuk mensterilkan dari pengendara.

“Proses olah TKP setelah evakuasi kami laksanakan. Kami sudah kirim surat memohon pihak Labfor untuk membantu mengetahui penyebab runtuhnya tembok dan tanah disini. Ini untuk membongkar adanya atau tidaknya kesalahan pembangunan underpass untuk jalur kereta bandara,” dia memaparkan. (rej/idp/fajar)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!