Gandeng Anas, Gus Ipul Diprediksi Jadi Penantang Terkuat Pilgub Jatim 2018 – Hacked by TryDee
Google Trend

Gandeng Anas, Gus Ipul Diprediksi Jadi Penantang Terkuat Pilgub Jatim 2018

Cagub Jatim dari PDIP, Gus Ipul-Azwar Anas

FAJAR TREND – Keputusan PDIP untuk mengusung pasangan Gus Ipul dan Azwar Anas pada Pilgub Jatim 2018 mendatang, dinilai sudah tepat. Setidaknya, hasil lembaga survei menunjukkan bahwa dua nama tersebut memang punya tingkat elektabilitas yang tinggi.

Koordinator Area Jatim Indikator Politik Asmuni menjelaskan, tingkat elektabilitas Anas pada survey terakhir berada di urutan keempat. Hasil survei yang dilakukan sebelum lebaran itu diprediksi masih bertahan sampai saat ini. “Dari analisis kami, Anas merupakan alternatif sempurna peraup suara. Elektabilitasnya ada di urutan keempat, melengkapi dukungan Gus Ipul yang berada di urutan pertama,” ungkap Asmuni kepada JawaPos.com, Senin pagi (16/10).

Alumnus Administrasi Negara, Fisip Universitas Jember itu memaparkan lima nama yang punya elektabilitas tertinggi dari hasil survei Indikator Politik. Survei tersebut masih merepresentasikan satu nama individu, belum mewakili peta persaingan antar pasangan. “Lima besar elektabilitas sosok calon itu urutannya Gus Ipul, Khofifah, Risma, Anas, dan terakhir Emil Dardak,” lanjutnya.

Meskipun demikian, Asmuni memprediksi bahwa elektabilitas itu tidak akan berubah signifikan. Terutama pada Gus Ipul dan Anas. Pada survei yang dilakukan Indikator Politik, tergambar bahwa segmentasi pemilih Anas lebih merata. Tidak hanya merepresentasikan satu kelompok. Bila Gus Ipul bisa menarik suara Nahdliyin, Anas pun demikian.

“Meskipun tidak sebanyak Gus Ipul (untuk menarik suara Nahdliyin, red), Anas tetap bisa merepresentasikan dirinya sebagai Nahdliyin. Di luar Nahdliyin, Anas malah lebih populer, masyarakat menilainya dia berhasil memajukan Banyuwangi,” kata pria yang juga menjadi staf pengajar STIA Pembangunan Jember tersebut. Kepoluleran Anas di mata masyarakat Jatim melintasi teritori. Jadi dia tidak dikenal di Banyuwangi saja.

Asmuni melanjutkan, elektabilitas Gus Ipul dan Anas sangat bergantung pada pasangan lain. Sejauh ini, belum ada nama pasangan yang diajukan di luar PKB dan PDIP. “Itu (pasangan lain) akan jadi penentu. Sejauh ini kami belum melakukan simulasi berpasangan hanya ketokohan individu dan popularitsnya saja,” tuturnya.

Dari lima besar hasil survei Indikator Politik, nama Khofifah bisa dibilang penantang utama Gus Ipul dan Anas. “Tinggal lihat saja apakah Khofifah jadi maju dan dengan siapa dia berpasangan pada Pilgub tahun depan,” pungkas Asmuni. (did/JPC)

loading...
Click to comment

The Latest

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!