Wahai Warga Bali, Jangan Sambut Lahar Panas Gunung Agung dengan Gamelan… – Fajar Trend
Google Trend

Wahai Warga Bali, Jangan Sambut Lahar Panas Gunung Agung dengan Gamelan…

Ilustrasi pertunjukan Gamelan Bali. - Net

FAJAR TREND – Gunung Agung di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, menunjukkan tanda-tanda akan meletus. Statusnya kini meningkat dari level II (Waspada), ke level III (Siaga).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, Dewa Made Indra, mengimbau warga untuk tidak meremehkan aktivitas gunung yang dianggap masyarakat Hindu tempat bersemayam dewa-dewa itu.

Sebab, berkaca dari sejarah aktivitas vulkanis gunung, 1963 silam, saat itu pemahaman masyarakat berbeda-beda.
Made menambahkan, bahkan dulu di Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, warga justru menyambut lahar panas yang melintas dengan tabuhan gamelan, karena ada kepercayaan tertentu.

“Akhirnya masyarakat saat itu menjadi korban karena digulung oleh lahar panas. Kondisi ini nanti jangan sampai terjadi,” ujar Made, dikutip dari Bali Express, Selasa (19/9).

Firasat, mimpi, atau pertanda yang muncul mengenai aktivitas Gunung Agung, kata Made, harus diabaikan dulu. Contoh lainnya adalah Mbah Marijan yang mementingkan pertanda atau pesan-pesan klenik, dan bertahan di rumahnya saat Gunung Merapi meletus.

“Bukan saya tidak percaya dengan kondisi seperti itu. Namun dalam situasi ini, tolong mengikuti arahan dari pemerintah,” pungkasnya. (riz/be/fajar)

 

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!