Meski Dikecam, Israel Ogah Akhiri Bisnis Jual Beli Senjata dengan Myanmar – Fajar Trend
Update

Meski Dikecam, Israel Ogah Akhiri Bisnis Jual Beli Senjata dengan Myanmar

Presiden Israel, Reuven Rivlin, dan Panglima Militer Myanmar, Min Aung Hlaing berjabat dalam sebuah pertemuan, 2015 lalu. - Facebook

FAJAR TREND – Meski konflik etnis tengah berkecamuk di Myanmar, Israel tetap kukuh menjual senjata ke negeri berjuluk Tanah Emas itu. Langkah tersebut mendapat kecaman dari sejumlah organisasi hak asasi manusia (HAM) di seluruh dunia.

Aktivis HAM mencatat, sekiranya lebih dari 100 tank, kapal, serta berbagai jenis senjata dilego perusahaan alutsista Israel ke pemerintah Myanmar. Bahkan, salah satu perusahaan bernama TAR Ideal Concepts, turut melatih pasukan khusus Myanmar di negara bagian Rakhine utara, lokasi di mana sebagian besar konflik terjadi.

Dilansir dari Independent.co.uk, Kamis (7/9), temuan tersebut didapat dari laman resmi mereka. Salah satu artikel berisi foto bertajuk Special weapons system in Asia, ditengarai sebagai dokumentasi pelatihan teknisi TAR di Myanmar.

Laman yang diduga mengunggah bukti foto pelatihan pasukan khusus Myanmar oleh teknisi TAR Ideal Concepts di Rakhine utara. – Istimewa

Sebelumnya, sebuah serangan yang diduga dilakukan oleh gerilyawan Rohingia terhadap pasukan keamanan Myanmar, 25 Agustus lalu, menjadi titik balik konflik antara entis lokal dan Rohingya yang telah berlangsung sejak beberapa tahun lalu.

Sedikitnya, 400 orang tewas serta hampir 125 ribu etnis Rohingya melarikan diri ke Bangladesh. (riz/fajar)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!