ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Soal Bom di Konser Ariana Grande – Hacked by TryDee
Google Trend

ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Soal Bom di Konser Ariana Grande

para korban yang berhasil selamat dari aksi teror - net

FAJAR TREND – Islamic State alias ISIS mengaku bertanggung jawab atas teror mengerikan di Manchester Arena usai konser Ariana Grande.

Disebutkan mereka, aksi itu dipicu bahan peledak yang sudah dipasang di lokasi kejadian. Klaim ISIS tersebut diposting mereka pada Telegram.

”Seorang tentara Caliphate berhasil meletakkan perangkat ledakan di tengah berkumpulnya Tentara Salib di kota Manchester dan meledakkannya,” tulis pernyataan itu.

Tidak disebutkan apakah pelaku yang meletakkan bom itu ikut terbunuh. Ditambahkan mereka, kalau 30 oarng tewas dan 70 lainnya terluka. Klaim itu jauh lebih besar dibandingkan angka yang dirilis otoritas Inggris.

Namun, pernyataan ISIS itu belum diverifikasi kebenarannya. Polisi masih terus mencari dan membongkar semua rekaman CCTV di seluruh Manchester untuk menemukan pelaku.

Berdasar penyelidikan sementara, pelaku mungkin sudah melakukan survei ke lokasi kejadian sebelum konser diadakan.

Tim forensik dan pasukan bom juga menyelidiki serpihan bom yang ditemukan. Dari penyelidikan sementara ditemukan kalau itu adalah bom level tinggi.

”Pelaku sepertinya sudah menjalani training dan bom tersebut bukan bom sederhana yang dibikin dari melihat video di internet,” ujar seorang sumber kepolisian.

Klaim ISIS memang masih harus diselidiki kebenarannya. Tetapi, pendukung ISIS “bersuka cita” atas teror yang terjadi Senin (22/5) pada pukul 22.30 waktu setempat itu.

Tak hanya bergembira, ada dua postingan di Twitter yang sepertinya sudah menduga akan ada serangan bom bunuh diri di konser Ariana Grande.

”Ini cuma teror,” tulis seseorang pengguna Twitter pada pukul 18.30, Senin (22/5). Postingan itu berhastag #ISLAMICSTATE #manchesterarena #UK #British.

Twitter memang sudah memblok belasan akun yang diduga berkolerasi dengan teroris. Tetapi, akun-akun baru terus bermunculan dengan cepat. Selain itu mereka sekarang menggunakan Telegram dan sistem pesan lain yang lebih aman.

Seperti akun Twitter Abdul Haqq. Dia menulis, “Sepertinya bom pasukan Inggris yang menyerang anak-anak di Mosul dan Raqqa sudah kembali ke #Manchester.” Ada juga yang menulis kalau pelaku adalah lone wolf alias pelaku pribadi.

Yang lebih mengerikan, ada video yang diduga dibikin oleh anggota ISIS. ”Ini hanya permulaan. Kami akan menyerang Barat dan Amerika Serikat. Para singa ISIS memulai penyerangan ke semua Tentara Salib,” kata salah satu video yang menampilkan seseorang dengan wajah tertutup.

loading...

The Latest

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!