Arema FC Kecewa Yanto Basna ‘Kabur’ Tanpa Pamit – Fajar Trend
Google Trend

Arema FC Kecewa Yanto Basna ‘Kabur’ Tanpa Pamit

FAJAR TREND – Arema FC kecewa dengan bek andalan timnas Indonesia, Yanto Basna. Pasalnya, Basna yang digadang-gadang sebagai suksesor Hamka Hamzah justru meninggalkan Malang tanpa pamit, Jumat (20/1) malam lalu.

Padahal, Yanto Basna sudah tiba di Malang pada Rabu (18/1), dan dikabarkan tinggal meneken kontrak dengan manajemen Arema FC.

Perihal kaburnya Basna ini dibenarkan General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. Menurut dia, perilaku Basna tidak terpuji karena meninggalkan Arema FC tanpa pamit.

“Attitude (sikap)-nya kurang baik, padahal sebelumnya dia sudah berjanji bakal tanda tangan kontrak,” ujar Ruddy.

Dia lalu bercerita dari awal perekrutan Basna hingga pemain ini kabur. Pelatih Arema FC Aji Santoso-lah yang melobi Basna untuk bergabung. Ketika itu, Aji mendapatkan nomor telepon Basna dari Junda Irawan, pemain yang pernah satu tim dengan Basna.

“€Awalnya Aji yang melobi, terus saya tindak lanjuti dan sepakat mengenai nilai kontraknya,” kata pria berlatar belakang pengusaha ini.

Sebelumnya Basna sempat telat ketika ada jadwal penerbangan ke Malang. Tetapi Basna berinisiasi membeli tiket sendiri dan sampai di Kota Malang, Rabu lalu (18/1).

Keesokanharinya, dia sempat hadir di tengah-tengah latihan Arema FC, tepatnya di lapangan Futsal Champion, Puncak Tidar, Kota Malang. Karena masih kelelahan, dia tidak ikut berlatih. Saat itu, dia enggan berkomentar kepada media dan hanya bersedia diwawancarai setelah teken kontrak.

Lalu, Ruddy berusaha menghubungi Basna untuk teken kontrak pada Jumat lalu (20/1). Namun, Basna menunggu surat keluar dari Persib agar tidak ada masalah di kemudian hari. ”Persyaratan itu saya terima. Dan saya berusaha menghubungi Persib, beruntung pada Jumat lalu (20/1) suratnya sudah keluar,” kata Ruddy.

Lalu dia menyampaikan ke Basna, dan pemain yang berusia 21 tahun itu menyetujui untuk segera tanda tangan kontrak kemarin siang (21/1). Nah, pada Jumat malam lalu (20/1), kabar berembus kalau Basna meninggalkan guest house-nya.

“Saya tanyakan ke Singgih Pitono (asisten pelatih), karena penginapan Basna berdekatan dengan guest house-nya. Ternyata pada pukul 19.00, Basna masih ada,” kata dia.

Keresahan Ruddy terbukti, Basna tidak ikut latihan kemarin pagi (21/1). Ruddy berusaha menghubungi Basna melalui telepon dan pesan WhatsApp (WA), tapi tidak direspons. Saat dicek di guest house-nya, dia sudah tidak ada beserta barang-barangnya.

Dia mendapatkan kabar Basna sudah berada di Jakarta. Pihaknya sempat bertanya ke Persipura, ternyata tim Mutiara Hitam itu enggan mengontrak Basna karena dahulu pernah dikecewakan dengan batalnya kontrak.

“Ternyata bukan saja Arema yang mengalaminya, tapi juga ada Persipura. Saya tidak memakai agen untuk mengontraknya, tapi perilakunya yang membuat kami kecewa,” katanya.

Dia menambahkan, peristiwa ini menjadi pelajaran bagi manajemen, sehingga tidak akan lagi mengontrak Basna. Sebab, dia bersikap tidak profesional.

Dari informasi yang diterima Jawa Pos Radar Malang, kontrak Basna di Arema FC berkisar Rp 650 juta selama setahun. Ada dugaan bahwa Basna ‘minggat’™ karena kontraknya terlalu murah. Wartawan koran ini berusaha menelepon Basna dan mengirim pesan singkat, tapi tidak dia respons.

Namun lewat akun Twitter resminya, @YantoBasna31, dia mengatakan tidak benar dirinya kabur dari Arema. “Tidak benar saya kabur karena belum ada kontrak yang saya tanda tangani dan uang juga belum saya terima. Saya memang harus ke Jakarta mendadak karena ada urusan keluarga darurat yang tak bisa ditinggalkan,” cuit Yanto Basna.

Dia menambahkan, “Saya sedang komunikasi dengan coach Aji Santoso dan Pak Ruddy Widodo, negosiasi juga saya lakukan sendiri dengan manajemen Arema. Saya selalu patuh pada hukum dan perjanjian. Sekaligus mohon maaf bila ada pihak yang dirugikan”. (Fajar/JPG)

loading...

The Latest

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!