Ini Fakta-fakta Seputar Kesedihan yang Dialami Hewan! – Fajar Trend
Hiburan

Ini Fakta-fakta Seputar Kesedihan yang Dialami Hewan!

Google Image

FAJAR TREND – Bayi jerapah jatuh dari ketinggian 1,8 meter saat dilahirkan, gajah tidak bisa melompat, dan serigala yang diusir dari kawanannya tak akan bisa melolong lagi.

Fakta menyedihkan di atas merupakan segelintir dari fakta-fakta yang mungkin tak kita ketahui sebelumnya dan terangkum dalam buku Sad Animal Facts karangan Brooke Baker.

Rangkuman unik tersebut berisi ilustrasi-ilustrasi lucu yang pastinya membuat anda mengernyitkan dahi sekaligus tersenyum.

Berikut fakta-fakta lainnya:

1. Anjing

anjing-nonton-televisi

Google Images

Anjing akan berpura-pura menonton televisi agar bisa dekat dengan anda. Televisi didesain untuk mata manusia, menampilkan beberapa frame per detik yang dapat mengelabui mata kita seolah-olah gambar yang ditampilkan bergerak, padahal tidak. Bagi otak anjing, gambar tersebut hanya akan terlihat seperti slideshow karena kemampuan otak mereka untuk mendeteksi pergerakan frame tersebut sangatlah minim.

Kabar baiknya ialah, televisi masa kini dilengkapi dengan teknologi mempercepat gerakan gambar, jadi anjing juga bisa menontonnya.

2. Gorila

3f72fa9249a5c0f8efc5640781d1e838-044084500_1456733381-1

Google Images

Gorila dapat tertular penyakit manusia seperti flu dan demam. Hal tersebut lantaran gorila memiliki 88% kesamaan genetik dengan manusia. Gorila yang sakit juga menunjukkan gejala yang sama dengan manusia seperti pilek, bersin, batuk dan kelelahan.

3. Tikus

warga-sampang-dihebohkan-dengan-serangan-wabah-tikus

Google Images

Tikus dapat merasakan kesedihan yang dialami tikus lain, dan hal tersebut dapat membuat mereka sedih. Seorang peneliti menaruh seekor tikus sakit di kandang yang sama dengan tikus-tikus sehat. Sat si atikus yang sakit gelisah, lantas tikus-tikus sehat lainnya juga terlihat gelisah.

4. Penyu

green-seaturtle-2

Google Images

Penyu tidak akan pernah bertemu dengan induknya. Seekor induk penyu akan merangkak ke bibir pantai, menggali sebuah lubang besar dan bertelur hingga mencapai 100 buah, lalu pergi dan tak akan pernah kembali untuk menjemput bayi-bayinya yang sudah menetas.

Bayi-bayi penyu harus bisa kembali ke laut dengan kemampuan mereka sendiri dan hidup mandiri di lautan lepas, tanpa bantuan induknya.

Hal ini yang menyebabkan penyu tearncam punah, sebab bayi-bayi mereka menjadi santapan mudah bagi para predator. Maka dari itu kita sering mendapati relawan-relawan yang begitu peduli dengan proses perkembangbiakkan penyu.

5. Zebra

zebra

Google Images

Zebra tak dapat tidur sendirian. Sebab jika mereka tidur sendirian, mereka akan menjadi santapan empuk para predator. Untuk mencegah hal tersebut, mereka tidak akan tidur sampai mereka mendapati zebra lain yang berada di dekatnya untuk menjaga mereka selagi tidur. (m2/fajar)

loading...

The Latest

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!