Video Soal Al-Maidah 51 Dipotong, Ahok: Silakan Tonton Video Lengkapnya! – Fajar Trend
Google Trend

Video Soal Al-Maidah 51 Dipotong, Ahok: Silakan Tonton Video Lengkapnya!

pic source: nusakini

FAJAR TREND – Kemarin, Kamis (7/10), video calon gubernur DKI Jakarta incumbent Basuki Tjahaja Purnama menjadi viral di social media. Pria yang akrab disapa Ahok itu dinilai menghina umat Islam dalam kunjungannya di Kepulauan Seribu. Ia menyebut masyarakat telah dibohongi dengan ayat Al-Qur’an surat Al Maidah ayat 51.

Mendengar hal tersebut Ahok mempostingan penjelasan terkait video tersebut dalam Instagram pribadinya.

ahok-di-sebut-hina-islam

pic source: instagram

“Saat ini banyak beredar pernyataan saya dalam rekaman video seolah saya melecehkan ayat suci Al Qur’an surat Al Maidah ayat 51, pada acara pertemuan saya dengan warga Pulau Seribu. Berkenaan dengan itu, saya ingin menyampaikan pernyataan saya secara utuh melalui video yang merekam lengkap pernyataan saya tanpa dipotong” tulis Ahok dalam postingannya.

Ahok pun juga mengaku tidak berniat menyebarkan isu SARA ataupun melecehkan kitab suci umat Islam. Ia hanya tidak ingin ayat surat tersebut dijadikan sebagai alat politik untuk menjatuhkannya di pilgub DKI mendatang.

“Saya tidak berniat melecehkan ayat suci Al-Quran, tetapi saya tidak suka mempolitisasi ayat-ayat suci, baik itu Al-Quran, Alkitab, maupun kitab lainnya”, ungkap Ahok .

Beliau juga menganjurkan agar masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu dari pihak-pihak yang ingin merusak nama baiknya. Ahok pun menganjurkan agar melihat video pidatonya tersebut secara lengkap, bukan potongan seperti yang sedang viral di sosial media.

“Silakan tonton video lengkapnya di YouTube Pemprov DKI, terutama pada menit ke 23:40 sampai 25:35. Terima kasih”, ujar gubernur DKI Jakarta tersebut.

Dalam video tersebut , berikut pidato Ahok secara lengkap pada menit 23:40 sampai 25.35.

“Jadi bapak ibu enggak usah khawatir, ini pemilihan kan dimajuin, jadi kalo saya ga terpilih pun bapak ibu, saya berhentinya Oktober 2017. Jadi kalo program ini kita jalankan dengan baik, bapak ibu masih sempat panen sama saya. Sekalipun saya tidak terpilih sebagai Gubernur.”

“Jadi saya cerita ini supaya bapak ibu semangat. Ga usah kepikiran ‘ah nanti kalau ga kepilih, pasti Ahok programnya bubar, enggak, saya sampai Oktober 2017. Jadi jangan percaya sama orang. Kan bisa saja dalam hati kecil bapak ibu enggak bisa pilih saya, karena dibohongin pake surat Al Maidah 51 macem-macem itu. Itu hak bapak ibu ya.”

“Jadi kalau bapak ibu perasaan enggak bisa pilih nih, karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya, gak papa. Karena ini kan panggilan pribadi bapak ibu. Program ini jalan saja. Jadi bapak ibu enggak usah merasa enggak enak. Dalam nuraninya enggak bisa pilih Ahok, enggak suka sama Ahok nih, tapi programnya kalo gue terima enggak enak dong gue hutang budi, jangan!”

“Bapak ibu punya perasaan enggak enak nanti mati pelan-pelan loh, kena stroke. Jadi angg….bukan anggap, ini semua adalah hak bapak ibu sebagai warga DKI, kebetulan saya Gubernur punya program ini. Jadi tidak ada hubungannya dengan bapak ibu mau pilih siapa. Ya!”

“Saya kira itu. Kalau yang benci sama saya, jangan emosi terus dicolok, waktu pemilihan colok foto saya, wah jadi kepilih lagi saya. Hahaha.”

“Kalau benci sama saya colok berkali-kali, baru batal. Tapi kalau cuma colok sekali, kepilih lagi dong. Hehe saya kira itu, silahkan yang mau tanya.”

loading...

The Latest

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!