Sapi Kurban Terjangkit Virus Anthrax Jelang Idul Adha – FAJAR Trend
Google Trend

Sapi Kurban Terjangkit Virus Anthrax Jelang Idul Adha

FAJAR TREND – Sejumlah wilayah di Indonesia melaporkan kasus kematian hewan ternak sapi mati mendadak. Dikhawatirkan, hewan-hewan itu terpapar virus Anthrax yang mematikan bagi manusia.

Apalagi besok, seluruh umat muslim akan melaksanana Hari Raya Idul Adha dan memotong hewan kurban. Laporan ditemukannya kasus kematian hewan ternak sapi mendadak, diketahui terjadi di Sulawesi Selatan.

Dalam rangka mencegah dan mengendalikan penyebaran penyakit Anthrax di Sulawesi Selatan dan Gorontalo, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah mengerahkan Tim ke lokasi.

“Selain itu juga telah melakukan investigasi dan pengambilan sampel untuk pengujian laboratorium, serta memberikan bantuan vaksin dan obat-obatan,” kata Kepala Balai Besar Veteriner Maros, salah satu UPT (Unit Pelaksana Teknis) Ditjen PKH, Sulaxono dalam keterangan tertulis, Kamis (31/8).

Terkait dengan adanya kasus Anthrax di Sulawesi Selatan, berdasarkan laporan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, disampaikan bahwa kasus penyakit Anthrax di Sulawesi Selatan terjadi di Dusun Moncongjai, Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana.

Sapi yang mati di lokasi tersebut tiga ekor.  Masing-masing terjadi pada tanggal 8, 11, dan 21 Agustus.

“Pada tanggal 22 Agustus 2017 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros beserta pihak Kepolisian telah melakukan investigasi ke lapangan untuk mengetahui penyebab kematian ternak sapi dan melakukan pengambilan sampel potongan telinga ternak yang mati,” katanya.

Dari sampel potongan telinga sapi yang mati tersebut, selanjutnya dilakukan pengujian di Laboratorium Bakteriologi Balai Besar Veteriner Maros.

Sulaxono menjelaskan, berdasarkan hasil pengujian sampel tanggal 23 Agustus, telah teridentifikasi dan diyakini adanya kuman Bacillus anthracis.

“Kuman Bacillus anthracis merupakan kuman penyebab penyakit Anthrax,” jelasnya. (ika/JPC)

loading...
Click to comment

The Latest

To Top