Tujuh Kali Selamat, Napi Ini Akhirnya Tewas di Eksekusi Mati Kedelapan – FAJAR Trend
Update

Tujuh Kali Selamat, Napi Ini Akhirnya Tewas di Eksekusi Mati Kedelapan

tommy arthur si houdini of death row - net

FAJAR TREND – Seorang pembunuh berjuluk ‘Houdini of Death Row’ akhirnya berhasil dieksekusi mati di Alabama, Amerika Serikat.

Julukan yang didapat bukan semata-mata hanya hiasan, pasalnya, selama tujuh kali percobaan eksekusi dalam kurun 25 tahun, ia selalu berhasil lolos.

Pria bernama Tommy Arthur itu disebut dinyatakan meninggal pada Kamis (25/5) waktu setempat.

Jurnalis Kent Faulk yang menyaksikan secara langsung eksekusi tersebut mengatakan, pria berusia 75 tahun tersebut sempat meminta maaf kepada anak-anaknya.

Sebelum dieksekusi, menurut Kent, Tommy juga sempat mengucapkan kata “aku sayang kamu” kepada putrinya.

Tommy Arthur divonis hukuman mati pada 1983 atas kasus pembunuhan bayaran terhadap Troy Wicker, suami kekasihnya, Judy Wicker.

Jaksa kala itu menyebut Judy membayar uang sebesar US$ 10 ribu untuk membunuh Troy agar bisa mencairkan asuransi.

Tommy saat itu masih menjalani hukuman seumur hidup karena membunuh adik iparnya.

Pembunuhan Troy terjadi kala Tommy diizinkan keluar dari penjara untuk sebuah program kerja.

Selama bertahun-tahun, ia menggunakan sejumlah celah hukum untuk menghindari eksekusi.

“Ini penyiksaan. Saya tidak melakukan kejahatan ini,” ujar Tommy sebelum dieksekusi kepada NBC News, dilansir dari Mirror, Jumat (26/5).

Eksekusi terakhir terhadap terpidana mati di Alabama terjadi pada Desember 2016.

Saksi mata menyebut, Ronald B. Smith yang dieksekusi saat itu terengah-engah selama 13 menit sebelum menjemput ajal melalui suntikan mati. (riz/fajar)

loading...

The Latest

To Top