Hamdalah.. Penyebaran Wanna Cry Berhasil Dihentikan, Walaupun Tak Sengaja – FAJAR Trend
Update

Hamdalah.. Penyebaran Wanna Cry Berhasil Dihentikan, Walaupun Tak Sengaja

ilustrasi komputer terserang virus - pixabay

FAJAR TREND – Seorang ahli komputer berusia 22 tahun, disebut berhasil menghentikan serangan virus jenis ransomware bernama Wanna Cry, yang melumpuhkan sejumlah situs perusahaan di dunia, termasuk dua rumah sakit Jakarta, Dharmais.

Pria yang dikenal bernama anonim MalwareTech itu, menghentikan penyebaran Wanna Cry dengan mendaftarkan nama domain situs penyebar virus tersebut.

Awalnya, ia mendaftarkan nama domain situs itu untuk melacak penyebaran Wanna Cry.

Namun ternyata, apa yang ia lakukan justru membuat virus tersebut menghilang.

Pria yang bekerja di perusahaan keamaan Amerika Serikat Kryptos Logic itu, mengimbau rekan-rekan sesama ahli komputer di perusahaan keamanan lainnya untuk memeriksa dan menganalisis penghapusan virus tersebut.

“Namun catat, kami hanya menghentikan penyebaran Wanna Cry, dan tidak mencegah virus tersebut mengenkripsi data korban,” ujarnya, dilansir dari The Australian, Senin (15/5).

Ransomware menyerang dengan skala yang ekstrim. Untuk itu, Microsoft menyediakan perbaikan keamanan bagi sistem Windows lama seperti Windows XP dan Windows Server 2003, secara gratis.

Virus Wanna Cry, atau yang juga dikenal sebagai WannaCrypt, pertama kali teridentifikasi sebagai kerentanan pada software Microsoft Windows, yang ditemukan oleh petugas intelijen National Security Agency (NSA).

Informasi ini ‘dibuang’ ke internet pada awal 2017, dan dimanfaatkan oleh hacker.

Komputer yang belum memperbarui keamanan mereka dengan Microsoft patch rilisan pertengahan Maret lalu, sangat rentan terinfeksi virus rilisan terbaru.

Perusahaan-perusahaan besar di seluruh dunia yang terkena dampak Wanna Cry meliputi Telefonika (Spanyol), Nissan (Inggris), Renault (Perancis), serta Rumah Sakit Dharmais (Indonesia). (riz/fajar)

loading...

The Latest

To Top