GILA! Nyaris Saja Sabu-sabu 1 Kg Lolos Masuk Lewat Nelayan – FAJAR Trend
Update

GILA! Nyaris Saja Sabu-sabu 1 Kg Lolos Masuk Lewat Nelayan

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Belum sempat beredar di Tarakan, narkoba jenis sabu-sabu asal Tawau dengan berat 1 kilogram berhasil digagalkan aparat kepolisian sekira pukul 04.30 Wita, kemarin. Sabu-sabu ini digagalkan di dermaga Prikani, RT 21 Kelurahan Selumit Pantai.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit mengatakan, sabu-sabu 1 kg tersebut berhasil diamankan anak buahnya yang bertugas di Satreskoba Polres Tarakan. Seperti biasa, penangkapan ini berkat kerjasama masyarakat yang memberikan informasi bahwa ada narkoba di sekitar lokasi kejadian.

“Dari informasi tersebut kita melakukan pengembangan. Hasilnya sabu-sabu 1 kg berhasil kita dapatkan dari sebuah kapal KM Wimaju 2,” ungkap AKBP Dearystone.

Pria yang akrab disapa supit tersebut menjelaskan, dari pengungkapan tersebut polisi berhasil mengamankan 2 orang tersangka, yakni AJ (34) dan AT (23). Diketahui, kedua pria yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut merupakan nahkoda kapal.

“Jadi sesusah kapal merapat, anggota melakukan pengeledahan. Di atas kapal ada dua nahkoda yaitu si AJ dan AT. Dari hasil pengeledahan ditemukan satu bungkus kopi cokelat. Ternyata isinya merupakan sabu-sabu seberat 1 kg,” terang Supit.

Dari hasil pemeriksaan petugas, kapal tersebut merupakan kapal yang sehari-harinya menjual ikan ke Tawau. Diduga setelah dari Tawau kapal tersebut sudah membawa sabu-sabu, dan peran kedua tersangka adalah kurir. Sementara seseorang yang identitasnya masih belum diketahui siap mengambil barang tersebut.

“Ini jelas dibilang (perdagangan narkoba, Red.) internasional karena sabunya dari Tawau. Untuk dua tersangka ini sudah dites negatif,” tuturnya.

Usai berhasil mengamankan tersangka dan barang bukti, kedua tersangka dibawa ke Mapolres Tarakan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih terus mendalami apakah kedua tersangka sudah beberapa kali membawa sabu-sabu dari Tawau atau tidak.

“Kita juga masih terus mendalami apakah sabu-sabu ini akan diedarkan ke Tarakan atau luar Tarakan. akibat perbuatannya tersangka akan kita kenakapan pasal 114 ayat 2 Junto Pasal 112 Ayat 2, Undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun maksimal hukuman mati,” tutup Supit.

Kasus ini merupakan kasus kedua dengan barang bukti dengan jumlah besar di bulan April. Sebelumnya, narkoba jenis sabu-sabu seberat 4 kg juga diamankan belum lama ini, yakni 21 April lalu oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Utara (Kaltara) dan Bea Cukai.  (zar)

loading...

The Latest

To Top