BAHAYA! Nyawa Adi Melayang Karena Lubang di Jalanan – FAJAR Trend
Update

BAHAYA! Nyawa Adi Melayang Karena Lubang di Jalanan

HANCUR: Motor yang dikendarai ade rusak parah

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Minimnya penerangan di ruas Jalan PM Noor, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, menuai petaka. Ade Andri (23), pengendara, harus meregang nyawa setelah menghantam lubang yang menganga di tengah jalan. Terjadi pada Kamis (27/4) dini hari, sebelum tewas, korban sempat dievakuasi ke RSUD AW Sjahranie, bersama dua korban lain yang selamat.

Menurut informasi yang dihimpun Kaltim Post, kecelakaan tunggal itu terjadi ketika motor Yamaha Mio KT 2584 MG milik korban menghantam lubang yang menganga. Diperkirakan, kecelakaan terjadi pada 03.40 Wita. Mengalami oleng, korban lantas menabrak tiang listrik, tidak jauh dari lubang. Di antara pakaian keselamatan berkendara yang lengkap, darah tampak mengucur deras.

“Semua berdasarkan keterangan saksi-saksi yang kami temui di TKP (tempat kejadian perkara),” ujar Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Samarinda Ipda Heru Utomo. Saat kejadian, Andri tengah membonceng Fitri (20) dan balita bernama Axiata (3).

Anwar, saksi yang memberikan keterangan ke petugas, mengatakan kendaraan Andri melintas dari arah Jalan KH Wahid Hasyim. “Dia tidak terlalu laju,” ucapnya. Anwar yang mengetahui kejadian itu lantas menghubungi polisi. Dia sempat pula menghentikan kendaraan lain agar leluasa mengevakuasi korban. Sayang, dalam perjalanan ke rumah sakit, nyawa Andri tak terselamatkan.

Heru menuturkan, kecelakaan lalu lintas tunggal itu karena pengendara kehilangan kendali setelah menghantam jalan yang berlubang. “Satu tewas, dan dua lainnya mengalami luka-luka. Sedang dirawat dokter,” sebut Heru. Selain itu, jajarannya sudah melakukan olah TKP untuk menyimpulkan kejadian yang menewaskan korban. Tewasnya Andri menambah jumlah korban jiwa selama 2017 menjadi sembilan orang.

Disinggung mengenai penerang jalan, perwira polisi berpangkat balok satu itu menjelaskan bukan ranah kepolisian. Ada dinas terkait yang menangani. Namun, dia berharap, angka kematian karena kecelakaan tidak bertambah. (*/dra/ndy/k8)

loading...
Click to comment

The Latest

To Top