Bambang Gentolet di Mata Eko Londo: Gak Pernah Eyel-eyelan – FAJAR Trend
Google Trend

Bambang Gentolet di Mata Eko Londo: Gak Pernah Eyel-eyelan

eko londo

FAJAR TREND – Kepergian pelawak Srimulat Bambang Gentolet ke hadapan Sang Khalik, menyisakan kenangan manis bagi rekan-rekan seprofesi.

Tak terkecuali, bagi Eko Londo. Mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak, dia masih tidak percaya bahwa Bambang telah tiada.

“Terakhir ketemu sebulan lalu. Nggak sengaja, saya lupa di mana ketemunya,” cerita pria bernama lengkap Eko Untoro Kurniawan itu kepada JawaPos.com.

Pelawak yang sering memainkan peran drakula itu mendapat kabar duka dari Eko Kucing, Jumat pagi (28/4).

Begitu dikabari, dia langsung menuju ke rumah Bambang di Manukan Tengsh III Blok 6i/1 RT I/ RW IV Surabaya.

Eko menganggap sosok Bambang adalah salah satu seniornya yang jadi panutan. Bambang sering membawa keceriaan baik saat pentas maupun di belakang panggung.

“Orangnya humoris. Lucu. Nggak pernah eyel-eyelan,” imbuhnya.

Bambang juga bukan tipikal orang yang mudah mengeluh. Makanya Eko tidak percaya kalau pelawak bernama asli Kasbianto itu meninggal karena serangan Jantung.

Banyolan Bambang juga terus terngiang di memori Hasan Hisam. Selama ini, Hasan dekat dengan anggota srimulat, terutama mereka yang menetap di Kota Pahlawan. Hasan sering berada di belakang panggung saat srimulat pentas.

Dua minggu lalu, dirinya ditelepon Bambang. Dia diminta untuk menemuinya di sebuah pusat perbelanjaan. “Kami makan di warung. Orangnya memang sederhana,” katanya.

Hasan sendiri sudah sempat menawarkan job untuk Bambang. Rencananya, Bambang mau diajak untuk mengisi acara agustusan di Manyar Tirtomoyo.

Namun, ternyata Tuhan punya rencana yang lebih indah untuk Bambang. “Dia sudah janji mau ngisi itu. Katanya bakal nolak semua job demi tampil di sana,” lanjut Hasan.

Hingga saat ini, sejumlah pelayat terus bergantian berdatangan ke rumah duka. Jenazah Bambang sendiri akan dimakamkan selepas salat Jumat di komplek pemakaman Babat Jerawat.

Sebelum tiada, Bambang sempat terdiam lama dan lemas di kamar mandi. Bambang minta dibawa ke rumah sakit. Saat itu dia diantar Winarni, anak keduanya, ke RS BDH naik taksi.

Namun di tengah perjalanan, denyut nadinya terus melemah. Sesampainya di sana, dokter sudah menyatakan bahwa Bambang meninggal. (jpg/fajar)

loading...

The Latest

To Top