Pelatih Bhayangkara: Arema Tim Besar, Kok Menang Karena Curang? – FAJAR Trend
Google Trend

Pelatih Bhayangkara: Arema Tim Besar, Kok Menang Karena Curang?

FAJAR TREND – Bhayangkara FC harus menderita kekalahan atas tuan rumah Arema FC 2 gol tanpa balas dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (23/4) malam.

Atas hasil itu, pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy mengaku kecewa dengan permainan Arema yang dinilainya penuh intrik dan diving.

Menurutnya, dengan nama besar tim dan basis suporter yang kuat, seharusnya Arema bisa menunjukkan kualitas bermain yang lebih baik.

“Mereka sering membuat diving untuk mempengaruhi wasit. Dua pemain kami sampai dapat jahitan di kepala,” celanya usai laga.

Simon sendiri tak mempermasalahkan jika dia dihujat oleh suporter Arema. Namun, ia bersikukuh bahwa hal itu harus ia ungkapkan sebagai bahan evaluasi.

“Sayang, penonton malah tepuk tangan saat melihat pemain diving di lapangan,” kritiknya.

Selain itu, ia menganggap bahwa dua gol Arema itu seharusnya tak disahkan wasit.

Menurutnya, kedua gol yang dicatatkan Dedik Setiawan dan Esteban Viscara harusnya tidak sah.

Meski begitu, Simon mengakui laga tersebut cukup menguras tenaga para pemainnya yang sebelumnya sudah kelelahan usai bertanding melawan Perseru Serui dua hari sebelumnya.

“Masa pemulihan kami sangat pendek. Permainan kami tak bisa maksimal,” sesalnya.

Seperti diketahui, Singo Edan berhasil menundukkan tamunya itu berkat sumbangan gol Dedik Setiawan dan Esteban Viscara.

Gol pertama terjadi di menit 18 setelah Adam Alis yang lepas dari kawalan menyodorkan umpan mendatar untuk diselesaikan Dedik di depan mulut gawang Bhayangkara.

Sementara gol kedua di menit 72 melalui umpan Juan Pablo Pino yang disambar Viscara untuk menjebol gawang tim tamu.

“Gol pertama itu offside dan gol kedua handsball. Seharusnya gol itu tidak sah,” ungkapnya. (ps/fajar)

loading...
Click to comment

The Latest

To Top