Diceplokkin Pakai Telur Busuk Pas Ulang Tahun, Mata Pelajar SMA Ini Jadi Buta. Miris… – FAJAR Trend
Update

Diceplokkin Pakai Telur Busuk Pas Ulang Tahun, Mata Pelajar SMA Ini Jadi Buta. Miris…

Nasib sial menimpa remaja kelas XI SMA ini, ia kini kehilangan salah satu penglihatannya

FAJAR TREND – Beragam cara dilakukan untuk merayakan ulang tahun seseorang yang kita sayangi.

Mulai dari memberikan kejutan berupa kue ulang tahun, hingga tingkah iseng seperti mengerjainya.

Namun, nasib sial menimpa remaja kelas XI SMA ini, ia kini kehilangan salah satu penglihatannya.

Semua bermula sekitar satu bulan yang lalu, saat ia berulang tahun.

Kala itu, lantaran iseng, teman-temannya merayakan ulang tahun remaja tersebut dengan tradisi ‘ceplokkan’ menggunakan telur busuk.

Naas, percikkan telur busuk tersebut mengenai salah satu mata remaja itu, hingga membuat matanya iritasi serta tertutup selaput putih.

Kabar tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook sang kakak, Vie EideLweis, yang diunggah kembali oleh fanpage Bogor Channel, Sabtu (1/4).

"Aku ingin mataku dapat melihat kembali…"Kira2 itulah ungkapan yg diutarakan oleh adik sy pada saat keluar dari ruang…

Dikirim oleh Bogor Channel pada 31 Maret 2017

Hingga artikel ini diolah, tercatat unggahan itu telah mendapat tiga ribu lebih like, 4,600 kali lebih dibagikan, serta mendapat komentar beragam sebanyak empat ratus kali.

Di antaranya, “Miris, itu kawan apa lawan. Trus tmn2 nya gmna skrng mnjauh atau gmna. Tlong yg merasa kawan si adek tsb, jgn cuma beri dy sedih tp jga beri dy senyum d hari2nya. Klo memang sahabat gk kenal kondisi gk knal wktu, smpai dewasa bahkan tua bkal jd sahabat yg slalu beri raut bahagia d muka sahabatnya.,” tulis Afri Afriadi Affray.

Semoga si adek diberikan kesabaran melewati ujian sakit di penglihatannya dan Alloh akan menggantinya dengan kebahagiaan. Semoga menjadi hikmah juga buat yg lain…..jangan keterlaluan bercanda….,” timpal Frist Karina Widiastuti.

Semoga Allah memberi kesembuhan pada penglihatan’.Amin ya robbalalamin.,” komentar Idanteh Arief. (riz/fajar)

loading...
2 Comments

The Latest

To Top