Kembali Ngetren, Ternyata Skip Challenge Serta Efek Sampingya Sudah Tenar Sejak 1995 – FAJAR Trend
Google Trend

Kembali Ngetren, Ternyata Skip Challenge Serta Efek Sampingya Sudah Tenar Sejak 1995

skip challenge

FAJAR TREND – Skip Challenge atau yang juga dikenal dengan sebutan Passout Challenge belakangan ini jadi pembicaraan publik.

Tapi tahukan Anda bahwa sebenarnya Skip Challenge sudah terkenal sejak lama?

Berawal dari keisengan, Skip Challenge tenar sejak 1995 silam. Namun belakangan ini kembali menjadi buah bibir sejak ditemukan beberapa insiden pada remaja di dunia.

Dilasir dari Nobullying.com, teknik dan cara memainkan ‘keisengan’ ini memiliki beberapa versi yang berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama: euforia.

Menekan dada sekuat tenaga hingga tak sadarkan diri merupakan teknik yang paling biasa digunakan di seluruh dunia.

Sensai yang ditimbulkan mirip seperti saat menghisap ganja atau mengonsumsi obat-obatan terlarang lainnya.

Tentu, Skip Challenge tak menimbulkan efek samping seperti ketergantungan jangka panjang.

Alasan para remaja di dunia dan kembali mempopulerkan permainan ini beragam. Mirisnya, di beberapa negara, Skip Challenge dijadikan opsi ‘teler’ bagi sebagian remaja. Alasannya, Skip Challenge tak menimbulkan efek samping apapun.

Efek jangka panjang Skip Challenge rupanya amat membahayakan. Namun mereka tak menyadarinya.

Penghentian suplai oksigen yang cukup ke otak saat mereka kehilangan kesadaran menyebabkan hipoksia. Hipoksia tidak hanya merugikan korban, namun orang terdekat dan juga keluarganya.

Orang yang mengidap hipoksia umumnya membutuhkan pengobatan mahal jangka panjang, serta rehabilitasi demi pulihnya fungsi otak. Hipoksia tak hanya menyerang fisik, namun juga mental si penderita. (riz/fajar)

loading...

The Latest

To Top