Bukti Kecanggihan Teknologi, Pencabulan Seorang Supir Angkot terhadap ABG Terbongkar via SMS – FAJAR Trend
Update

Bukti Kecanggihan Teknologi, Pencabulan Seorang Supir Angkot terhadap ABG Terbongkar via SMS

Ilustrasi

FAJAR TREND – Seorang ibu berinisial SNH (37) di Siantar, Sumatera Utara, terkejut setelah membaca short message service (SMS) putrinya, NE (16), yang diberikan gurunya.

“Aku ingin bunuh diri karena tidak perawan…” demikian isi SMS anak SNH.

Kisah pahit yang dialami NE terbongkar, Sabtu (4/2). Pagi itu, ibu korban ditelepon MS, salah satu guru NE di sekolah.

Sang guru meminta agar SNH datang ke sekolah karena ada satu hal yang penting untuk dibicarakan. Ibu korban pun menyanggupi permintaan guru putrinya itu.

Sekira pukul 09.00 WIB, SNH tiba di sekolah. Dia kemudian bertemu dengan MS yang didampingi salah seorang guru lainnya.

NE juga turut hadir dalam pertemuan yang digelar di ruang kepala sekolah itu.

Kemudian, MS memperlihatkan isi pesan singkat NE yang ditujukan kepada S (teman NE) terhadap SNH.

Bak disambar petir di siang bolong, hari SNH sangat terpukul setelah membaca isi sms putrinya.

Seketika itu, SNH langsung menanyai NE terkait kebenaran hal tersebut. Saat itulah, NE mengakui bahwa dirinya sudah dicabuli oleh SP (50) di kediaman mereka di Jalan Nagur, Gang Inpres, Kelurahan Martoba, Siantar Utara.

Menurut korban, perbuatan itu terjadi beberapa hari sebelumnya, dan saat pencabulan itu terjadi, SNH sedang tidak di rumah.

Kesal bercampur emosi, Senin (6/2) pagi, NE didampinginya ibunya SNH, dan beberapa guru korban mendatangi Mapolres Siantar.

Kedatangan mereka untuk melaporkan apa yang sudah dilakukan SP kepada NE.

Tak berapa lama, personel Sat Reskrim Polres Siantar langsung bergerak cepat. Beberapa jam kemudian, supir angkot ini berhasil diringkus dari sekitar kediamannya di Jalan Nagur, Kelurahan Martoba, Siantar Utara.

Usai menjalani pemeriksaan lebih lanjut, pria ini ditetapkan sebagai tersangka atas tindak pidana, dan kini dia mendekam di rumah tahanan polisi (RTP) Mapolres antar.

Ditemui di Mapolres Siantar, SNH, NE dan beberapa gurunya, hanya terdiam saat coba ditanyai sejumlah wartawan. NE yang saat itu mengenakan seragam sekolah dibalut jaket oranye, hanya terlihat tertunduk.

Kapolres Siantar AKBP Dodi Darjanto SIK melalui Kasubbag Humas AKP Matius Barus, membenarkan adanya penangkapan itu.

“Saat ini tersangka masih diperiksa,”ujarnya seperti dilansir Metro Siantar (Jawa Pos Group). (Fajar/JPNN)

loading...

The Latest

To Top