Inilah Damin Sada, Jawara Bekasi yang Tantang Ormas GMBI untuk Duel dengan Dirinya – FAJAR Trend
Update

Inilah Damin Sada, Jawara Bekasi yang Tantang Ormas GMBI untuk Duel dengan Dirinya

Damin sada (tengah)

FAJAR TREND – Nama Damin Sada belakangan mencuat di jejaring sosial lantaran menantang duel ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di alun-alun kota Bekasi, Jumat (20/1).

Pria berbadan besar itu terang-terangan menantang berkelahi karena geram mendengar kabar ada ulama yang dipukul hingga terluka oleh anggota GMBI.

Di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi, nama Damin Sada, pria kelahiran Bekasi 1965 itu tidak asing di telinga masyarakat. Dia pernah mencalonkan diri sebagai Anggota DPR-RI namun kalah.

Damin juga pernah menjabat Kepala Desa Sriamur Tambun Utara era 1990-2006, kiprahnya di tengah masyarakat terkenal dengan Jawara (jagoan,red) yang sering kali membela urusan agama, pemuda, kesenian, budaya dan lingkungan.

Keluarga Damin terkenal sebagai keluarga Jawara, dimulai dari ayahnya Babe Sada dan ibu Enyai Sini juga saudara kandungnya Drahim Sada.

Sebelum ini (tantang duel,red) aksi Damin yang cukup menghebohkan adalah membongkar Monumen Patung Lele di Jalan Ir Juanda, Bulan-bulan Kota Bekasi pada April 2002 silam.

Damin bersama warga membakar patung lele hingga hancur jadi abu karena menurut dia, Ikan Lele adalah simbol keserakahan dan negatif. Aksinya itu membuat Damin sempat mendekam di balik jeruji besi selama 10 bulan.

Aksinya itu juga sebagai protes karena Pemerintah Kabupaten Bekasi tak kunjung melakukan Surat Keputusan Walikota 26 Februari 2001 tentang pembongkaran Patung Lele. Meski di penjara, saat itu dia mengaku rela asalkan Bekasi tidak disimbolkan dengan Ikan Lele.Lahir dari keluarga yang terkenal Jawara Bekasi, bersama adik kandung Drahim Sada kini menginisiasi simbol Bekasi dengan Golok dan Bambu Kuning. Kini simbol terpasang di Desa Srijaya dan Desa Srimahi Tambun Utara. Adik kandungnya yang menjabat Kepala Desa Sriamur Tambun Utara me

Damin Sada juga aktif di beberapa organisasi, dia tercatat sebagai Ketua Paguyuban Pemangku Seni (Pangsi) Kabupaten Bekasi dan Ketua Gabungan Pengusaha Limbah Putra Daerah (Gapelida) Kabupaten Bekasi. (Fajar/JPNN)

loading...

The Latest

To Top