Pencarian Resmi Dihentikan, Berikut Tiga Hipotesis Penyebab MH370 Menghilang – FAJAR Trend
Update

Pencarian Resmi Dihentikan, Berikut Tiga Hipotesis Penyebab MH370 Menghilang

FAJAR TREND – Pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang dinyatakan berakhir hari ini. Tim SAR setempat hampir tak menemukan apa-apa selama tiga tahun pencarian.

Pesawat tipe Boeing 777 itu menghilang saat terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing pada Maret 2014 silam. Pesawat tersebut membawa 239 penumpang serta awak, yang diyakini terjatuh di Samudera Hindia.

Perwakilan dari Malaysia, Asutralia dan Tiongkok telah mencari di 12 ribu kilometer area pencarian hingga akhir 2016 silam, namun tak menemukan petunjuk berarti.

Itu berarti, penyebab menghilangnya pesawat tersebut tetap menjadi misteri hingga saat ini. Namun, di bawah ini ada tiga kemungkinan penyebab menghilangnya pesawat MH370, dilansir dari Mirror:

1. Dibajak militan Afghanistan

Sebuah surat kabar Rusia menyatakan MH 370 telah dibajak dan secara paksa diterbangkan menuju Afghanistan dan seluru penumpang serta awak dijadikan sandera.

“Pilot tidak bersalah, MH370 telah dibajak oleh kelompok teroris tak dikenal. MH370 kini berada di Afghanistan, tak jauh dari Kandahar, dekat perbatasan Pakistan,” bunyi pernyataan di surat kabar itu.

2. Pilot MH370 bunuh diri

Salah satu penyebab dari beberapa hipotesis yang beredar bisa jadi dikarenakan pilot yang melakukan bunuh diri.

Tetapi sejauh ini tidak ada gerak-gerik yang menunjukkan baik kapten pilot Zahari Ahmad Shah, atau co-pilot Fariq Abdul Hamid, memiliki niat untuk melakukan bunuh diri sebelum MH370 lepas landas.

3. Sekelompok militer mengembangkan senjata pemusnah baru

Situs teori konspirasi dan sains, Natural News, memiliki teori lain.

“Jika kita tidak pernah menemukan puing MH370 selama pencarian, itu berarti tengah dibangun senjata pemusnah terbaru yang dapat menghancurkan sebuah pesawat tanpa meninggalkan bukti kehancuran,” ujar Mike Adams, pengembang situs Natural News. (riz/fajar)

loading...

The Latest

To Top