Ditolak Warga Dayak Sintang, Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain: Alhamdulillah… – FAJAR Trend
Google Trend

Ditolak Warga Dayak Sintang, Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain: Alhamdulillah…

FAJAR TREND – Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI), Tengku Zulkarnain (TZ), ditolak warga Dayak setempat saat berkunjung ke Sintang, Kalimantan Barat, Kamis (12/1).

Untungnya, insiden yang dikhawatirkan tidak terjadi. Dalam akun Twitter-nya, @UstadTengku, ia mengaku sehat meski sempat dihadang sejumlah massa.

“Alhamdulillah Saya Sehat Wal ‘Afiat Tdk Kurang Apapun. Orang2 Bawa Mandau(Golok) ke Run Way Sampai Pintu Pesawat, BUKAN Tanggungjawab saya,” tulis TZ.

Karopenmas Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, membenarkan adanya penghadangan terhadap TZ yang dilakukan sejumlah warga setempat.

“Telah dilakukan aksi penolakan kedatangan Wasekjen MUI Pusat, Tengku Zulkarnain, beserta rombongan,” ujarnya di Mabes Polri, Kamis (12/1).

Aksi penolakan itu bermula saat puluhan anggota Dewan Adat Dayak (DAD) yang sedang menantikan kedatangan Gubernur Kalbar, Cornelis, di bandara, sekitar pukul 09.45 WITA. Rencananya, Cornelis yang juga menjabat Ketua DAD Provinsi Kalbar akan menghadiri kegiatan pelantikan pengurus organisasi tersebut di Gedung Pancasila, Alai, Sintang.

Pada saat menunggu kedatangan Cornelis itu, massa mendengar informasi akan ada kunjungan Tengku Zulkarnain beserta rombongannya.

Spontan, massa melakukan aksi penolakan dengan mendatangi area apron (pelataran pesawat) untuk mengadang rombongan TZ. Akibatnya, TZ batal berkunjung ke Sintang dan langsung bertolak ke Pontianak menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Menurut Rikwanto, penolakan itu merupakan imbas dari pernyataan Tengku yang menyebar di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu. Khususnya, pernyataan sang ulama yang diduga menyudutkan warga Dayak.

“Warga Dayak Kabupaten Sintang tidak membenci MUI. Namun lebih kepada oknum,” tegas mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.

Selain itu, Rikwanto memastikan aksi penolakan tersebut berjalan kondusif dan tidak terjadi insiden lebih besar. “Selama pelaksanaan aksi, situasi aman dan terkendali,” pungkasnya. (fajar/jpnn)

loading...

The Latest

To Top