Begini Kronologi Tewasnya Seorang Taruna STIP Setelah ‘Dibina’ Senior – FAJAR Trend
Google Trend

Begini Kronologi Tewasnya Seorang Taruna STIP Setelah ‘Dibina’ Senior

ilustrasi

FAJAR TREND – Penganiayaan berkedok pembinaan kedisiplinan berujung maut di sekolah kedinasan kini kembali memakan korban. Kali ini musibah itu dialami Amriulloh Adityas Putra, taruna tingkat 1, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.

Sebelum diketahui taruna jurusan nautika itu tewas, pada Selasa (10/1), sekitar pukul 17.00 WIB, usai kegiatan drum band, seorang taruna bernama Sisko Mataheru (20) mengajak tiga orang rekannya Willy Hasiolan, Iswanto dan Akbar Ramadhan untuk berkumpul mempelonco juniornya tingkat 1.

Pukul 22.00, enam orang taruna tingkat 1 dipanggil oleh empat taruna tingkat 2 itu ke Gedung Dormitory ring 4, kamar M 205 lantai 2, STIP.

Lantas satu per satu taruna tingkat 1 datang ke lokasi kejadian. Di lokasi itu para junior itu mendapat penganiayaan oleh para senironya dengan cara pemukulan dengan menggunakan tangan kosong secara bergantian. Pemukulan itu diarahkan ke perut, dada dan ulu hati.

Pada saat itu Amirulloh ikut hadir dan juga dipukuli oleh para seniornya. Dia digilir oleh senior dengan cara dipukul di bagian perut, dada dan hulu hati.

Lalu pada pukulan terakhir yang dilakukan oleh Willy, Amirulloh jatuh. Korban pun diangkat secara bersama-sama oleh para pelaku ke atas kasur yang terletak di samping lokasi kejadian.

Melihat korban pingsan, para pelaku akhirnya panik dan selanjutnya menghubungi seniornya tingkat 4 dan dilanjutkan ke pembina piket medis STIP.

Pada Rabu (11/1) pukul 00.05 WIB korban diperiksa oleh dokter piket STIP. Korban diketahui sudah tidak bernyawa. Lalu peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Cilincing, pukul 02.00 WIB. (Fajar/JPG)

loading...

The Latest

To Top