Lucifer, Anus, dan Facebook – Berikut 9 Nama untuk Bayi yang Dilarang di Dunia! – FAJAR Trend
Hiburan

Lucifer, Anus, dan Facebook – Berikut 9 Nama untuk Bayi yang Dilarang di Dunia!

baby
getty images

FAJAR TREND – Awal tahun lalu, seorang ibu dilarang memberi nama anaknya dengan Sianida setelah Mahkamah Banding Inggris memutuskan bahwa nama yang “tak biasa” tersebut akan membahayakan sang bayi.

Sementara itu, sang ibu menyangkal perkataan hakim dan berdalih bahwa nama yang ia berikan terkesan lucu dan imut.

baby-1

Ah, bayi Sianida yang imut.

Selain Sianida, masih banyak nama lain yang dilarang untuk digunakan di seluruh dunia, yang terangkum di bawah ini:

1. Chow Tow

Pada 2006 lalu, pemerintah Malaysia mengeluarkan daftar nama yang dilarang di negara mereka, termasuk Chow Tow, yang setelah diterjemahkan mengandung arti “kepala yang bau”.

Tidak hanya Chow Tow saja, So Chai (gila), Khiow (orang bungkuk), dan Ah Chwar (ular) masuk ke dalam daftar nama yang dilarang tersebut.

Para orang tua juga dilarang menamai bayi mereka menggunakan nama-nama buah, sayuran, hewan atau warna.

Departemen Registrasi Nasional Malaysia membuat keputusan setelah berkonsultasi dengan beragam tokoh-tokoh agama yang ada di negara tersebut. Meskipun beberapa nama telah dilarang, tetapi warga tetap diperbolehkan untuk mengajukan banding.

2. Anus

Meski pemerintah Denmark telah mengeluarkan daftar nama yang dilarang digunakan hingga 7000 nama, sepasang orang tua di sana meminta izin kepada pemerintah untuk menggunakan kata anus sebagai nama bayi mereka.

Di Denmark, siapapun yang ingin menamai bayi mereka dengan nama unik, bahkan dalam hal ejaan, memerlukan izin tertulis dari instansi terkait.

3. @

Bayangkan jika sang anak memiliki akun Twitter, apa yang akan ia tulis sebagai username?

Di Tiongkok, simbol @ dibaca “ai-ta”. Orang tua dari sang bayi berdalih menamai bayinya dengan @ lantaran kata “ai-ta” mirip dengan kata dalam bahasa Tiongkok yang berarti “cinta dia”.

4. Facebook

Negara bagian Sonora di Meksiko mengeluarkan daftar nama yang dilarang untuk digunakan setelah sebuah tren konyol merebak di sana.

Banyak nama diajukan para orang tua di sana untuk bayinya yang ditolak lantaran memiliki makna “menghina, merendahkan, dan diskriminasi”.

Cristina Ramirez dan badan registrasi sipil setempat mengeluarkan UU Pasal 46 yang melindungi anak-anak dari perlakuan bully di sekolah.

Facebook termasuk di dalam daftar nama yang dilarang, tapi mungkin bukan nama yang paling konyol di sana. Nama yang juga dilarang ialah Burger King, Hitler, Robocop, dan Marciana yang dalam bahasa Meksiko berarti alien.

5. Lucifer

swaddled-sleeping-baby-boy-wrapped-up-in-a-blanket

Tidur yang nyenyak, Lucifer kecil.

Lucifer termasuk ke dalam 77 daftar nama yang dilarang departemen urusan internal Selandia Baru pada Mei 2013 silam. Nama-nama yang juga dilarang antara lain Mafia No Fear, Queen Victoria dan segala nama yang berkenaan dengan gelar seperti King dan Princess.

6. Talula Menari Hula Dari Hawaii

Lagi-lagi di Selandia Baru, pada 2008 lalu seorang gadis kecil bernama Talula Menari Hula Dari Hawaii mengajukan banding ke pengadilan sehingga ia bisa mengubah nama yang selama ini ia benci.

Seorang hakim mengatakan nama memalukan yang selama ini ia sandang selama sembilan tahun dapat memicu ejekan dari orang lain.

“Anak itu memberi tahu orang-orang bahwa namanya adalah K karena ia takut diejek,” kata pengacara sang anak, Colleen MacLeod, kepada hakim.

7. III

Dibaca “Tiga”.

Pada tahun 1984, Mahkamah Banding California mengatakan III merupakan simbol, dan tidak dapat digunakan sebagai nama.

8. Venerdi

Di Italia, hakim melarang sepasang kekasih untuk memanggil anak mereka dengan nama Venerdi alias Jumat.

Mereka memperhitungkan bahwa nama yang diambil dari Robinson Crusoe itu dapat mendatangkan ejekan bagi sang anak.

Meski orang tuanya menuntut hak kebebasan menamai anak sesuka hati mereka, pengadilan memerintahkan mereka untuk menamai sang anak dengan Gregorio setelah dibaptis.

9. Brfxxccxxmnpcccclllmmnprxvclmnckssqlbb11116

Pada tahun 1996, sepasang kekasih di Swedia menamai anak mereka dengan nama Brfxxccxxmnpcccclllmmnprxvclmnckssqlbb11116 dalam rangka protes mereka terhadap pemerintahan Swedia yang melarang mereka menamai anaknya dengan “IKEA” dan “Metallica”.

Elisabeth Hallin dan Lasse Diding terlambat mendaftarkan nama anak laki-laki mereka, dan didenda sebesar 7 juta rupiah.

Dalam rangka protes mereka terhadap pemerintah, mereka mendaftarkan nama dengan 43 huruf acak yang disusun menjadi Brfxxccxxmnpcccclllmmnprxvclmnckssqlbb11116.

Tak heran, pengadilan menolak ajuan dan mendenda mereka. (m2/fajar)

Click to comment
To Top